Jumat, 23 September 2016

AQIQOH VS QURBAN



Diriwayatkan dari Salman bin Amir ad-Dlabbiy, Ia mendengar Rasul SAW bersabda :
مَعَ الْغُلَامِ عَقِيقَةٌ فَأَهْرِيقُوا عَنْهُ دَمًا وَأَمِيطُوا عَنْهُ الْأَذَى
Setiap anak bersama aqiqahnya, maka sembelihlah hewan (aqiqahnya) dan hilangkanlah kotoran darinya (dengan mencukur rambut) [HR Bukhari]

Catatan

Aqiqah secara etimologi berarti memotong (al-qath'u). Durhaka kepada orang tua disebut dengan Uququl Walidain (derivasi dari kata Aqiqah) karena hal itu merupakan pemutusan silaturahmi anak dengan orang tua. Aqiqah dinamakan demikian karena di dalamnya terdapat proses pemotongan (urat leher) kambing. Aqiqah juga berarti sebutan untuk rambut yang ada pada kepala bayi ketika dilahirkan. Adapun secara terminologi, aqiqah adalah hewan yang disembelih sebagai wujud rasa syukur atas karunia Allah atas lahirnya seorang anak. Rasul SAW bersabda :
كُلُّ غُلَامٍ مُرْتَهَنٌ بِعَقِيقَتِهِ تُذْبَحُ عَنْهُ يَوْمَ السَّابِعِ وَيُحْلَقُ رَأْسُهُ وَيُسَمَّى
Setiap anak tergadaikan dengan akikahnya, disembelih hewan aqiqahnya pada hari ketujuh, dicukur habis rambutnya, dan diberi nama [HR Ibnu Majah]
Menurut Imam Ahmad, maksud tergadaikan adalah
إذا لم يعق عنه لم يشفع لوالديه يوم القيامة أي لم يؤذن له فيها
Jika seorang anak tidak diaqiqahi maka ia tidak dapat (ijin) memberi syafaat kepada kedua orangtuanya di hari kiamat.
Al-Khattabi menilainya sebagai pendapat terbaik dan ia berkata: barang siapa yang ingin syafaat anaknya maka hendaklah ia mengaqiqahinya meskipun anak tersebut telah meninggal [I’anatut Thalibin]

Sayyidah Aisyah RA berkata :
أَنَّ رَسُولَ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم أَمْرَهُمْ أَنْ يُعَقَّ عَنْ اَلْغُلَامِ شَاتَانِ مُكَافِئَتَانِ, وَعَنْ اَلْجَارِيَةِ شَاةٌ
Artinya: Rasulullah SAW memerintahkan mereka agar beraqiqah dua ekor kambing yang sepadan (umur dan besarnya) untuk bayi laki-laki dan seekor kambing untuk bayi perempuan. [Bulughul Maram]
Atas dasar adanya amar (perintah) inilah maka Ibnu Hazm al-Andalusi (456H) Imam mazhab Zhahiri dalam Kitab al-Muhalla mengatakan bahwa akikah adalah fardlu yang wajib dilaksanakan seseorang. [al-Muhalla fi Syarh al-Mujalla bi al-Hujaj wa al-Atsar] Namun Imam Empat sepakat bahwa hukum akikah tidak wajib. Hal ini berbeda dengan Kurban, dimana dari kalangan 4 madzhab ada yang menghukumi wajib, yaitu madzhab Abu hanifah dan dua riwayat dari Imam Ahmad. Dari perbedaab hukum keduanya ini, Penulis berpendapat jika terpaksa memilih salah satunya maka lebih didahulukan berkurban dari pada aqiqah.
Namun demikian, tidak salahnya jika mengikuti pendapat imam Romli yang membolehkan satu kambing di niati untuk aqiqah sekaligus kurban.
لو نوي العقيقة والضحية لم تحصل غير واحد عند حج ويحصل الكل عند مر اهـ
Apabila seseorang meniati aqiqah dan qurban, maka yang hasil (sah) adalah salah satunya saja (diantara aqiqah dan qurban) menurut Imam Ibnu Hajar dan bisa hasil (sah) kedua-duanya menurut Imam Muhammad Ramli. [Itsmid al-‘Ain]

Sayyed Bakri mengatakan : Adapun Ulama yang berpendapat bahwa aqiqah itu tidak wajib maka berpedoman dengan dua argument, yaitu hadits :
مَنْ أَحَبَّ أَنْ يَنْسُكَ عَنْ وَلَدِهِ فَلْيَنْسُكْ عَنْهُ عَنْ الْغُلَامِ شَاتَانِ مُكَافَأَتَانِ وَعَنْ الْجَارِيَةِ شَاةٌ
Barang siapa ingin meng-aqiqahi anaknya maka laklukanlah. Untuk anak laki-laki dua ekor kambing yang sama umurnya dan untuk anak perempuan seekor kambing [HR An-Nasa'i]
Pada Hadits ini Rasul bersabda barang siapa yang ingin, hal ini menandakan tidak adanya kewajiban.
Argumen kedua adalah karena aqiqah itu merupakan penyembelihan selain faktor jinayah dan bukan pula nadzar sehingga hukumnya tidak wajib seperti kurban. [I'anatut Thalibin]
Selanjutnya, ada alvers bertanya bolehkah aqiqah dengan cara mencicil, hari ke7 kelahiran putra menyembelih satu kambing dulu karena keterbatasan keuangab, lalu tahun berikutnya jika ada rizki lebih maka menyembelih kambing ke 2. Menjawab pertanyaan ini penulis menjawab bahwa sebenarnya berakikah  dengan satu kambing sudah mencukupi kesunnahan sehingga tidak dianggap mencicil dan sudah dianggap lunas aqiqahnya. Syeikh M. Khatib As-Syarbini berkata :
ﻭﻳﺘﺄﺩﻯ ﺃﺻﻞ ﺍﻟﺴﻨﺔ ﻋﻦ ﺍﻟﻐﻼﻡ ﺑﺸﺎﺓ ﻭﺍﺣﺪﺓ ﻟﻤﺎ ﺭﻭﻯ ﺃﺑﻮ ﺩﺍﻭﺩ ﺑﺈﺳﻨﺎﺩ ﺻﺤﻴﺢ: ﺃﻧﻪ ﺹ ﻋﻖ ﻋﻦ ﺍﻟﺤﺴﻦ ﻭﺍﻟﺤﺴﻴﻦ ﻛﺒﺸﺎ ﻛﺒﺸﺎ
Kesunnahan yang mendasar pada aqiqah sudah tercapai dengan menyembelih satu kambing untuk anak laki-laki karena ada riwayat abu Dawud dengan sanad yang shahih bahwa Nabi SAW mengakikahi Hasan dan Husain masing-masing dengan satu kambing kibasy [Mughnil Muhtaj]

Adapun hadits yang mengatakan aqiqah dengan 2 kambing maka itu menyatakan keutamaan aqiqah. Imam Ibnu Hajar al-Haitami mengatakan :
ﻭ ﻟﻜﻦ ﺍﻷﻛﻤﻞ ﺷﺎﺗﺎﻥ ﻣﺘﺴﺎﻭﻳﺘﺎﻥ ﻟﻠﺬﻛﺮ
Tetapi yang Akmal (lebih sempurna) adalah menyembelih 2 ekor kambing yang sepadan untuk anak laki-laki. [Al-Manhajul Qowim]
Akikah disunnahkan untuk disembelih mulai hari ketujuh sampai anak tersebut baligh. Bagaimana jika sudah baligh namun orang tua belum mengaqiqahinya? Sayyed bakri berkata :
.فلو بلغ ولم يخرجها الولي سن للصبي أن يعق عن نفسه ويسقط الطلب حينئذ عن الولي.
jika anak sudah mencapai usia baligh namun orang tua belum mengakikahinya maka sunnah bagi anak yang bersangkutan untuk mengakikahi dirinya sendiri dan gugurlah perintah sunnah untuk walinya. [I'anatut Thalibin]

Termasuk lingkup keutamaan adalah memberikan aqiqah dalam keadaan masak dan mengantarkannya. Sayyed Bakri berkata :
والتصدق بمطبوخ يبعثه إلى الفقراء أحب من ندائهم إليها ومن التصدق نيئا
Bersedekah dengan aqiqah yang sudah dimasak (matang) dan diantarkan ke (rumah) orang fakir miskin lebih baik dari pada mengundang mereka datang kerumah aqiqah dan atau memberinya dalam keadaan mentah [I'anatut Thalibin] Wallahu A’lam. Semoga Allah SWT membuka hati dan fikiran kita untuk selalu mengikuti sunnah Nabi SAW.
( copas postingan milik Gus Ishomudin Makshum

Selasa, 09 Agustus 2016

Star Party Meteor Shower

.

This is not for the full day school students ...

This is the full night observation for the great learners wherever you are ...

Learning is more than just schooling ...

.

Star Party - Meteor Shower

Hujan Meteor Perseid 2016
Intensitas 200 Meteor per jam

Hujan Meteor Perseid akan "meledak" Agustus 2016 ini. Intensitasnya yang biasanya hanya 80 meteor per jam kini akan naik hingga 200 meteor per jam (ZHR). Sehingga dipastikan bakal memberikan pertunjukan langit yang spektakuler. Berikut ulasan bagaimana dan kapan Anda dapat melihat Perseid.

Menurut ahli meteor NASA, Bill Cooke, Perseid mungkin adalah hujan meteor paling populer tahun ini. Mereka akan berada dalam "ledakan" pada tahun 2016, yang berarti akan muncul dua kali lipat lebih meriah daripada biasanya.

"Tahun ini, bukan hanya melihat sekitar 80 meteor Perseid per jam, intensitasnya bisa di atas 150 dan bahkan mendekati 200 meteor per jam," kata Cooke. Menurutnya, ini adalah "ledakan" Perseid pertama sejak tahun 2009.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Melihatnya?

Bumi akan melewati bekas jalur orbit Komet Swift-Tuttle dari 17 Juli sampai 24 Agustus tahun ini, dengan puncaknya adalah ketika Bumi melewati jalur orbit terpadat oleh debris atau puing-puing yang ditinggalkan komet tersebut, yakni pada 12 Agustus.

Meteor akan tampak berasal dari konstelasi Perseus, yang muncul di cakrawala sekitar pukul 22:00 waktu setempat. Namun, meteor akan paling banyak terlihat setelah tengah malam. Meteor-meteor Perseid bisa muncul dari segala penjuru langit, namun tentunya mereka akan selalu terlihat seperti melesat dari Perseus.

Hujan meteor Perseid bisa diamati di seluruh Indonesia, tapi yang Anda butuhkan untuk bisa melihat 200 meteor per jam adalah langit yang benar-benar gelap. Carilah lokasi yang gelap tersebut, dan pastikan ada tempat yang nyaman untuk tiduran bersantai sambil menatap langit dan sedikit kesabaran.

Apa Penyebab Munculnya Perseid?

Komet Swift-Tuttle adalah objek terbesar yang diketahui berulang kali melewati Bumi; diameter inti komet ini adalah sekitar 26 kilometer. Komet ini terakhir kali lewat di dekat Bumi dalam orbitnya mengelilingi Matahari adalah pada tahun 1992, dan yang berikutnya akan terjadi tahun 2126. Tapi komet ini sepertinya tidak akan mudah dilupakan, sebab Bumi melewati area debu dan puing-puing yang ditinggalkannya setiap tahun, menciptakan hujan meteor tahunan bernama Perseid.

Nantinya, ketika Anda melihat hujan meteor ini, Anda sebenarnya melihat potongan-potongan atau puing-puing komet yang terbakar saat mereka memasuki atmosfer Bumi sehingga disebut sebagai meteor. Meteor-meteor ini bergerak sangat cepat, yakni rata-rata 59 km per detik. Tapi tenang, sebagian besar meteor di Perseid berukuran terlalu kecil untuk dapat membahayakan pengamat di Bumi, ukurannya hanya sebesar butir pasir pantai sampai batu kerikil di rel kereta api. Mereka akan terbakar habis di atmosfer sebelum mencium permukaan Bumi.

Apa yang Dibutuhkan untuk Melihat Perseid?

Kunci untuk melihat hujan meteor adalah "pergi ke lokasi yang area pandangan langitnya sangat luas," kata Cooke. Pergilah ke daerah gelap, di pinggiran kota atau pedesaan, dan persiapkan diri dengan jaket (dan kopi hangat) untuk duduk atau rebahan di luar sambil menatap langit selama beberapa jam mulai tengah malam sampai menjelang Subuh. Dibutuhkan sekitar 30 menit untuk mata Anda menyesuaikan diri dengan kegelapan, dan semakin lama Anda menatap langit, semakin banyak meteor yang akan Anda lihat. Jika ada 150 meteor per jam, misalnya, berarti akan ada 2 sampai 3 meteor per menit, tidak "keroyokan" seperti hujan air.

Anda juga tidak butuh teleskop, binokular, dan sejenisnya untuk mengamati Perseid. Sebab gerakan meteor yang cepat—seperti yang dijelaskan di atas—akan sulit dilihat dengan benda-benda optik tersebut. Jadi, pengamatan dengan mata telanjang adalah yang paling disarankan bagi Anda.

Ada banyak juga pengamat langit yang berencana untuk berkemah agar bisa melihat hujan meteor Perseid, dan ada pula yang menyelenggarakan nonton bareng Perseid di berbagai kawasan pada 12–14 Agustus 2016.

Sumber : Info Astronomi
Tulisan dari : Wicak Amadeo

.

Minggu, 31 Juli 2016

Pemuda Modern yang Siap Sukses



Keren! Kira kira  seperti itu saya  mengungkapkan  kekaguman saya  kepada  para  pemuda yang  sibuk  dengan kegiatan  di luar  kewajibannya  mencari  ilmu.

Kemarin menjelang  maghrib, makan  bersama  keluarga  di nasi  kikil  Bandung  Kencur, ada  yang tidak  biasa  kutemui, 2 orang  pemuda berpakaian  rapi  dan modist  ikut  menyajikan  makanan  pesanan  kami. Saya yakin  mereka  pasti  kerabat  dr pemilik warung  tersebut, karena mereka  berdua  paling  rapi  dan modist  di antara  orang -orang yang menyajikan  makanan di warung  tersebut . Mereka sesekali  menyalakan  Hp ketika  tidak  ada yang dikerjakan.

Saya jadi teringat  ketika  Si Sulung  saya  bawa ke dokter  anak, pulangnya  mampir  dulu di  warung nasi soto kaki  5 sebelah  Utara Wringincontong, ya sama, yang membantu  menyajikan pesanan  kami  seorang  pemuda  yang rapi  dan modist penampilannya.

 Pernah  suamiku cerita, putra  bapak  penjual  soto  itu sekolahnya di fakultas  kedokteran.... " iki  paleng  arek  e" batin saya waktu  itu.

Beberapa  waktu  lalu, saya juga berjumpa  para  pemuda  yang mempunyai  bisnis  sendiri dengan  gerobak  kaki limanya, ada yg jual martabak, terang   bulan, molen  dan lain lain.
Ketika  sebagian  mereka  kutanyai,  kusimpulkan bahwa  mereka  juga  tetap  sekolah. kerenkan?

Well, sepertinya  sukses  itu  memang  dimulai  sejak  muda ya?
Kongkow yang tidak  ada  gunanya,  dan  meminta  uang  saku  tanpa  syarat  kepada  orang  tua sudah mulai  tidak   berlaku  rupanya.

Alhamdulillah  ya  !!

Jumat, 22 Juli 2016

Catatan Tentang Hari Anak

.

HARI ANAK

Ada 2 tanggal yang diperingati sebagai Hari Anak sedunia.

Pertama, tanggal 1 Juni sebagai HARI ANAK INTERNASIONAL. Peringatan 1 Juni ini ditetapkan dalam Konvensi International Women Democratic Federation di Moskow, 1949.  Untuk pertama kalinya, 51 negara memperingati Hari Anak Internasional tersebut pada tahun 1950. Penetapan hari anak merupakan bagian dari upaya Perlindungan anak terhadap kelangsungan hidup, kesehatan, pendidikan dan peningkatan kehidupan.

Kedua, tanggal 20 November sebagai HARI ANAK UNIVERSAL. Tanggal peringatan ini dikaitkan dengan pengesahan Deklarasi Hak Anak oleh oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa pada tanggal 20 November 1959 dan diadopsinya Konvensi Hak Anak (KHA) melalui resolusi PBB nomor 44/25, pada tanggal 20 November 1989.

Bagaimana dengan Hari Anak di Indonesia?

Hari Anak Nasional di Indonesia diperingati berdasarkan Keputusan Presiden RI No 44 Tahun 1984, tanggal 19 Juli 1984. Saat itu, Presiden RI adalah Soeharto. Peringatan Hari Anak Nasional pertama kali pada 23 Juli 1984. Jika disimak catatan sejarah yang bisa dijadikan latar belakang peristiwa ditetapkannya tanggal 23 Juli, maka tak akan ditemukan peristiwa sejarah yang relevan sebagai pendukung Keppres Hari Anak tersebut. Satu-satunya informasi yaitu bahwa pada tanggal 23 Juli 1953, di Solo, lahir Bambang Trihatmodjo yang merupakan putra dari Soeharto (Presiden RI saat ditetapkannya Hari Anak Nasional) dan Siti Hartinah (ibu Negara saat itu).

Ada catatan lain yang terjadi setelah tahun 1984 pada tanggal tersebut, yaitu terjadi pada tahun 2001. Sebenarnya tidak ada kaitannya dengan anak, tetapi kebetulan tanggalnya sama.

Pada tanggal 23 Juli 2001, dalam Sidang Istimewa Majelis Permusyawaratan Rakyat, KH Abdurrahman Wahid yang diangkat sebagai Presiden RI ke-4 dalam Sidang Umum MPR tahun 1999, dicabut mandatnya. Dalam sidang itu, Megawati Soekarnoputri yang menjabat sebagai Wakil Presiden, diangkat sebagai Presiden Republik Indonesia ke-5.

Inilah Catatan Peristiwa 23 Juli

1952 - Kudeta militer pimpinan Gamal Abdel Nasser memaksa Raja Farouk dari Mesir untuk turun takhta.

1995 - Komet Hale-Bopp ditemukan oleh dua pengamat independen, Alan Hale dan Thomas Bopp, pada jarak yang sangat jauh dari Matahari.

1998 - Pendirian Partai Kebangkitan Bangsa.

2001 - Megawati Soekarnoputri dilantik sebagai Presiden Indonesia ke-5 menggantikan Abdurrahman Wahid.

2011 - Pendirian Blink dan Coboy Junior, girlband dan boyband remaja Indonesia.

.

Sabtu, 18 Juni 2016

HUMANIS ITU MANIS

Kalau humanis
Hasilnya juga manis
Karena membuat hati sakit meringis
Membuat pemandangan miris

Kasih sayang muncul dr nurani
bukan sekedar kebutuhan pribadi
Tapi kebutuhan berbakti
Kepada negeri dan Ilahi robbi

Itulah ibadah kepada Ilahi
pun makna berkhidmat u negeri
Ibadah ritual itu sudah pasti
Ibadah sosialpun kewajiban hakiki

Maka, menghamba pada Ilahi
juga patuh pada negeri
Akhirnyapun akan kembali
pd pribadi yg suci

Jumat, 17 Juni 2016

Ayo Mondok

Pulang jelang Ramadhan yg lalu, Si Sulung pulang bersama rombongan santri dari Jombang.
Kemarin ada ujaran yg mengagumkan di hatiku, saat ia pulang bersama  temannya naik bis, dari Lirboyo ke rumah.
" Kakak tadi sudah pamitan Pak Kyai, Ustadz? " tanyaku
" Sudah" jawabnya seraya meletakkan tas bawaannya setelah bersalaman denganku.
" sudah khatam/selesai ta ngajinya?"
Tanyaku lagi.
" Sudah.... " jawabnya pula, lalu ia berkata
 " Kakak mau mengantar teman e kakak pulang gih, rumahnya Nganto"'
Ia segera ambil kunci motor ketika menerima izinku.
Ba'da jamaah maghrib, kami ngobrol-ngobrol.
"Kakak tadi gimana naik kendaraan umumnya?" Mengingat ia tidak pernah naik kendaraan umum dalam jarak jauh.
"Naik bus dari pondok". Jawabnya, sembari tangannya mempermainkan ujung sajadah sholatnya. Sementara itu abi hanya diam mendengarkan percakapan kami.
" bayar berapa?" Tanyaku lagi.
"Ya uang sisa dari pondok, 11.000".
Saya jadi penasaran, uang sisa segitu bisa sampai rumah.
" Terus, setelah turun dari bus naik apa?"
"Jalan kaki" jawabnya enteng, tanpa beban.
"Lho, dari Mojoagung sampai Gayam, Kakak jalan kaki?"
Aku benar-benar tidak percaya.
" Iya, dengan 2 teman kakak tadi. Ada juga lho yang jalan kaki mulai kali brantas sampai pondok, Mi". Ia menjelaskan seolah tau kalau aku keheranan dengan hal itu.
Kurespon ceritanya dengan" Oh, gitu ya. Alhamdulillah, kalau begitu". Jarak Mojoagung dengan desa kami, Catakgayam itu.biasanya ditempuh dengan naik kendaraan karena jaraknya yang tergolong jauh, lebih lebih saat ini trend ke mana mana menggunakan alat transportasi, walaupun itu sangat dekat.
 Jadi, banyak barokah yang diperoleh dari pendidikan yang ada di pesantren itu ya? Selain pendidikan agama juga pendidikan karakter yang antara lain mengajarkan dan membentuk mental anak menjadi mandiri, tangguh dan bersahaja.
# catatan Hari ke-12 Ramadhan

Kamis, 09 Juni 2016

Muridku Kecelakaan Karena Aku, Tapi Orang Tuanya Tetap Menghormatiku

Maraknya berita tentang rendahnya martabat guru di mata orangtua murid dengan ditandai tindakan tuntutan orangtua kepada guru yang telah menghukum anaknya akibat tidak taat aturan, atau tidak sengaja celaka saat jam pelajaran guru yang bersangkutan, mengingatkan saya akan kejadian kecelakaan yang menimpa murid saya enam bulan lalu.

Ketika free time, karena usai kegiatan ujian akhir semester, saya meminta tolong dua murid saya untuk foto copy beberapa lembar dokumen laporan hasil belajar peserta didik.
Beberapa saat setelah mereka pergi ke tempat foto copy, salah satu murid saya berlari ke saya dan gugup " mana Iim?" Saya bertanya penasaran. Dan ia menjawab " Iim kecelakaan, Bu" . Tanpa  pikir panjang saya meninggalkan kantor guru menuju tempat foto copy. Sudah banyak orang di situ, saya lihat kondisi Iim tidak ada yang luka, namun ia tidak bisa jalan. Saya langsung telp sekolah dan pihak sekolah membawanya ke puskesmas sayapun mendampinginya.
Tiba di UGD Puskesmas, tidak berapa lama kemudian ayahnya datang. Saya menjelaskan dan meminta maaf atas latarbelakang anaknya sampai kecelakaan. Ayah tersebut tetap hormat dan menunjukan etika bagus dalam berkomunikasi kepada saya sebagaimana saya mengetahui wali murid yang memiliki rasa ta'dhim yang bagus kepada guru-guru anaknya.
Saya mohon izin meninggalkan Puskesmas kepada orangtua tersebut dan pegawai sekolah yg mendampingi Iim .
Di halaman puskemas saya bertemu kepala madrasah kami. " Bu As, saya balik ke sekolah dulu gih, tadi Jangka saya tinggal, baru masuk sekolah setelah opname, mangke kulo telp u infonya"
Tidak banyak yang kami katakan. Saya balik ke sekolah .....
Singkat cerita, sudah 6 bulan berjalan peristiwa itu berlalu, saya masih di rumah dengan tenang, tidak ada tuntutan dan tekanan dari pihak orang tua , murid saya yang sudah sembuh dari  kecelakaan tersebut juga tetap belajar dan punya tawadhu kepada saya.
Alhamdulillah... saya memiliki murid dan wali murid seperti itu.#
MTs Darul Faizin