Sabtu, 11 Februari 2012

Iklan TV sebagai Media Pembelajaran Bahasa Inggris (Bagian I)


BAB I
PENDAHULUAN

A.    Dasar Pemikiran
Bahasa adalah salah satu materi pembelajaran yang harus ditekuni dengan metode pembiasaan. Artinya,bagi yang mempelajari (learner), ia menjadikan bahasa tersebut sebagai bagian yang selalu ada dalam kesehariannya, yaitu sebagai alat komunikasinya setiap hari, setidaknya  sebagai bagian yang hampir tak pernah alpa dalam aktivitas sehari-harinya  dan tentunya dilakukan berulang-ulang.
Seperti halnya Bahasa Inggris, pembelajarannya pun perlu dilakukan dengan pembiasaan, tidak insidentil atau instant, tapi berulang-ulang, langsung diamalkan dalam keseharian termasuk juga dipelajari baik secara tekstual dengan mempelajari materi -materinya terlebih secara kontekstual dengan belajar  mengoptimalkan  indra dengar, indra lihat, dan bicara.
Pada fenomena warga belajar Paket B di Kelompok belajar Mansy’ul Ma’arif Catakgayam Mojowarno Jombang dan bisa dipastikan di kelompok belajr lain, metode belajar yang tekstual saja jauh dari takaran cukup untuk dapat mengantongi ilmu berbahasa Inggris, mengingat jumlah jam tatap muka di kelas bersama tutor masih belum mengfasilitasi mereka untuk mengenal dan tahu banyak  minimal standar untuk bisa berbahasa Inggris baik lisan maupun tulisan. Apalagi bagi warga belajar konvensional yang semasa sekolah di SD atau MI atau setingkat itu umumnya belum memperoleh pelajaran Bahasa Inggris, tentu akan jauh lebih sulit dibanding dengan warga belajar kelompok  setara yang sudah mengenal bahasa Inggris di tingkatan sekolah sebelumnya.
Selain itu juga waktu mereka umumnya habis untuk kegiatan mencari nafkah dan atau membantu orang tua mereka bekerja atau memang tipe mereka yang kurang perduli (Care) dengan pembelajaran di kelompok belajarnya.
Kita ketahui bersama bahwa kebutuhan warga belajar terhadap materi pembelajaran di kelompok belajarnya lebih kepada bekal bagaimana mereka dapat mengatasi masalah-masalah di tengah masyarakat, apa yang mereka pelajari nantinya dapat ditemui di masyarakat tersebut, tidak hanya materi –materi pembelajaran yang sudah tercetak dalam modul-modul belajar mereka, tapi mereka seharusnya mengerti  dinamika kehidupan yang cara pemahamannya memerlukan ilmu, seperti misalnya dinamika dalam pemakaian bahasa, saat ini banyak istilah dan kata-kata yang menggunakan bahasa Inggris, sehingga perlu diberikan materi pembelajaran yang kekinian .
Fenomena seperti ini tentunya agar segera dapat  dicarikan jalan keluarnya (problem solving) sehingga warga belajar paket B benar-benar menerima pelajaran bahasa Inggris secara holistic atau setidaknya mendekati itu
Karena itu, tawaran metode pembelajaran yang murah dan efektif  berusaha ditawarkan dalam karya tulis ini, yaitu dengan memanfaatkan media tayangan iklan sebagai teman belajar berbahasa Inggris
B.Identifikasi Masalah
Paparan mengenai pemanfaatan tayangan iklan televise sebagai metode dan media pembelajaran yang efektif dan murah ini akan bepedoman pada identifikasi masalah berikut ini.
  1. Mengapa tayangan Iklan televisi dapat menjadi metode sekaligus media pembelajaran yang efektif  dan kekinian dalam materi pembelajaran Bahasa Inggris?
  2. Apa saja yang perlu dilakukan tutor Bahasa Inggris kepada WB agar tayangan iklan di televisi mampu menjadi metode dan media yang efektif dalam pembelajaran bahasa Inggris?
  3. Apa manfaat yang diharapkan akan diperoleh WB dari pengamatan iklan di tayangan televisi terhadap hasil belajar mereka?

B.   Tujuan
1.    Tujuan Umum
Tujuan dari penulisan karya tulis ini adalah:
a.    Sebagai tawaran untuk dijadikan metode dan media pembelajaran inovatif dan efektif dalam materi pembelajaran Bahasa Inggris yang kekinian baik oleh tutor maupun dilaksanakan sendiri oleh WB
b.    Agar WB Kejar Paket B dapat melaksankan pembelajaran yang menyenangkan, tidak membosankan, tidak harus memerlukan waktu luang atau waktu khusus untuk mempelajari Bahasa Inggris.
2.    Tujuan Khusus
Tujuan dari penulisan karya tulis ini secara khusus adalah:
a.    Agar tutor Paket B bidang Bahasa Inggris dapat menjadikan segala hal di sekelilingnya diantaranya yaitu tayangan iklan televisi dapat dijadikan media dan metode pembelajaran yang efektif dan inovatif, sehingga karya tulis ini dapat memperkaya dan memperluas wawasaan keilmuan akademis tutor dan WB.
b.    Diharapkan karya tulis ini menghasilkan manfaat praktis. Bahwa tayangan iklan televisi dapat menjadi teman belajar berbahasa Inggris yang efektif dan murah dalam belajar menyimak (listening), menambah kosakata (vocabulary) dan belajar mengucapkan kata (pronounciation) atau short dialogue, serta mencoba menerjemahkannya dengan cara menerka dari adegan yang ditampilkan di televisi sehingga warga belajar dapat mengikuti dinamika pengetahuan dari tayangan tersebut.
C.   Ruang Lingkup
Bahasa Inggris adalah salah satu materi pembelajaran yang cara mempelajarinya melalui pembiasaan.Di dalamnya membahas berbagai macam kompetensi seperti menyimak( listening), berbicara (speaking), membaca (reading),dan menulis (writing) . Tentunya, untuk mempelajari hal tersebut perlu metode yang tepat, sehingga kompetensi -kompetensi tersebut dapat kuasai dengan baik. Dengan pertimbangan tersebut dalam tulisan ini akan menjelaskan metode pembelajaran dengan memanfaatkan tayangan iklan televisi berupa argumen-argumen yang mendukung bahwa tayangan iklan televisi pantas menjadi sumber belajar alternatif yang efektif dalam mempelajari bahasa Inggris
Dalam bahasan ini akan ditunjukkan dan dijelaskan  gambar dan tulisan tayangan iklan yang mendukung proses belajar Bahasa Inggris yang efektif dan murah serta mudah untuk dilaksanakan.
Akhir dari bahasan tulisan ini akan disebutkan manfaat-manfaat dari pembelajarn yang diambil dari tayangan iklan televisi  untuk mengfasilitasi kegiatan pembelajaran Bahasa Inggris.
D. Batasan Istilah

Leaner
:
Orang yang belajar( Hasan Sadili,
Listening

Salah satu kompetensi dasar dalam keahlian menyimak
Speaking
:
Salah satu kompetensi dasar dalam keahlian berbicara
Writing
:
Salah satu kompetensi dasar dalam keahlian menulis
Reading
:
Salah satu kompetensi dasar dalam keahlian membaca
Prounounciation
:
Pelafalan kata-kata
Vocabulary
:
kosakata