Sabtu, 11 Februari 2012

TAYANGAN IKLAN TELEVISI SEBAGAI METODE PEMBELAJARAN BERBASIS HIBURAN YANG EFEKTIF BAGI WARGA BELAJAR DALAM MATERI PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS (bag.II)



BAB II

TAYANGAN IKLAN TELEVISI SEBAGAI METODE PEMBELAJARAN  BERBASIS HIBURAN YANG EFEKTIF  BAGI WARGA BELAJAR DALAM MATERI PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS

A. Potensi Iklan Televisi  Sebagai Media dan Metode Pembelajaran
 Dinyatakan dalam buku Metode Praktis Pembelajaran Berbasis  Multiple Intelligences bahwa: Peluang-peluang ekstensif untuk membaca, menulis dan berbicara secara individual memiliki pengaruh positif terhadap prestasi dan cenderung dapat dilakukan dalam kegiatan waktu luang ( Linda Campbell, 2004:14). Dapat kita cermati bahwa apa yang secara umum sering dilakukan anggota masyarakat ketika memilki waktu luang termasuk warga belajar salah satunya adalah menonoton televisi.
Televisi adalah media hiburan dan informasi yang tak pernah lepas dari kehidupan kita sehari- hari. Hampir setiap lapisan masyarakat telah memiliki alat elektonik tersebut. Tinggal bagaimana mereka memanfaatkannya.
Anggota masyarakat memanfaatkan tayangan televisi itu dengan berbagai macam respon. Ada yang dijadikan sebagai media hiburan, informasi, bahkan juga pendidikan, baik itu yang bersifat mendidik secara positif ataupun sebaliknya mendidik secara negatif yaitu merusak pola pikir pemirsanya.
Tentunya, sebagai insan pendidik, tutor kesetaran maupun guru pada pendidikan formal dapat memanfaatkan layanan televisi ini sebagai bahan untuk menciptakan dan memperoleh media dan metode pembelajaran agar mendukung proses pembelajaran yang menarik dan menyenangkan baik dalam penyampaiannya oleh tutor atau guru maupun penerimaanya oleh warga belajar.
Salah satu tayangan televisi yang dapat dipakai sebagai media  dan metode pembelajaran yang efektif adalah pada tayangan iklan. Meskipun ada beberapa hal dari tayangan tersebut yang tidak mendidik,seperti penggunaan pakaian yang terlalu minim, action yang vulgar, kata-kata yang merusak budaya bangsa dan sebagainya, namun ada juga dari penayangan tersebut yang kita dapat mengambilnya sebagai pemanfaatan untuk kepentingan pendidikan pada materi bahasa khususnya. Karena itu penulis mencoba memakainya pada penyajian materi bahasa Inggris di lingkup tempat kerja penulis.
Meskipun jumlah dari tayang tersebut tidak semuanya bisa menuntaskan persoalan mempelajari bahasa Inggris, setidaknya ini dapat dijadikan sebagi metode pembelajaran yang tidak membutuhkan waktu khusus dan sejumlah uang, yang diperlukan hanya berupa kejelian memanfaatkan tayang iklan dalam meningkatkan pemahaman warga belajar terhadap bahasa Inggris.
 Ini akan lebih bermanfaat bagi warga belajar paket B khususnya, mengingat waktu mereka untuk belajar secara khusus termakan oleh kegiatan ekonomi mereka, karena daya serap terhadap mata pelajaran minim dan ketertarikan mereka terhadap mata pelajaran kurang. Sehingga, cara belajar alternatif dibutuhkan pada tipe-tipe warga belajar seperti itu.

B. Karakteristik Penanyangan Iklan Televisi
 Ada beberapa karakter atau ciri tayangan iklan televisi yang menjadi sebab dijadikan sebagai media dan metode belajar, yaitu:
1.     Iklan televisi ditayangkan berulang-ulang, ini artinya ada potensi untuk bisa dijadikan media menghafal dari apa yang disajikan di televisi tersebut. Dalam hal bahasa Inggris ada beberapa hal yang dapat ditransfer dari tayang tersebut utuk membantu belajar pada kompetens (1) listening dan (2) speaking yaitu iklan televisi yang menayangkan aktivitas dengan penggunaan bahasa Inggris secara lisan. (3). Writing dan(4)  reading yaitu penayangan iklan yang berbahasa Inggris yang ditayangkan dalam wujud tulisan juga mencakup materi (5) pronounciation, cara melafalkan kata –kata yang disajikan iklan dalam bentuk ungkapan lisan,      (6)       ( vocabulary), kosakata, yang disajikan ikalan daalm wujud tulisan maupun ungkapn lisan dan (7) translation menerjemahkan tayang televisi yang berbahasa Inggris dengan menerka adegan dan materi iklan yang telah ditayangkan dalam bentuk audio visual.
2.     Pada kenyataanya televisi menayangkan iklan tidak hanya berbahasa nasional tapi juga berbahasa asing seperti misalnya bahasa Inggris yang merupakan bahasa yang menjadi materi pembelajaran di sekolah formal maupun informal dan non formal, sehingga meskipun ia tidak masuk daam daftar kurikulum, tayang ini membantu warga belajar dalam melakukan pembiasaan terhadap cara pembelajaran bahasa Inggris.
3.    Materi yang ditayangkan di iklan televisi cukup singkat, baik berupa ungkapan lisan maupun tulisan sehingga tidak membosankan bagi pemirsanya, berbeda dengan film yang penayangannya merupakan rangkaian berbagai macam kejadian yang menyebabkan bagi pemirsa yang sedikit mengerti bahasa Inggris ini akan banyak memeras pikiran. Karena singkatnya mungkin juga menjadi kendala dalam mencermati tayangan, namun perlu kita ingat bahwa tayangan iklan disampaikan berulang-ulang, sehingga cara mempelajarinya lebih mudah dan cepat dihafal. 
4.    Penayangan iklan televisi  diantara acara yang sedang ditonton oleh pemirsa (warga belajar), sehingga ini tidak memerlukan waktu yang tersendiri, bisa dilakukan diantara kegiatan menonton televisi.

C. Bentuk –Bentuk Iklan Televisi yang Dapat Didiseminasikan sebagai Metode dan Media Pembelajaran
1. Iklan yang menayangkan secara lisan dari ungkapan atau kata berbahasa Inggris
2. Iklan yang menayangkan secara tulisan dari ungkapan atau kata berbahasa Inggris
3. Iklan yang menayangkan secara lisan dan tulisan dari ungkapan atau kata berbahasa Inggris
Secara global berikut ini contoh-contoh iklan televisi yang memberikan kontribusi pada pembelajaran bahasa Inggris